JANGAN PERNAH NGOMONG INI KE COWOK, NANTI KARMA (PENGALAMAN PRIBADI)

Jumat, 06 Oktober 2017

Cowok emang kadang suka nyebelin, ya. Mereka bisa aja so sweet banget ke kmu sekarang. Besoknya, bisa juga ke yang lainnya. Kadang, apa yang membuat mereka makin bikin ngeselinnya yaitu dengan sikap sok gantengnya mereka. Nggak jarang, loh, cowok yang udah punya cewek tapi masih aja godain cewek lain.

Semenjak gue masuk teknik, yang kebanyakan cowoknya, sampe-sampe mereka semua berubah menjadi predator ketika MABA datang, makin nyata tuh definisi cowok setia. Di sini, nggak ada implementasi dari ini semua.

Meski cowok macam begitu bawaannya pengen langsung dibuang aja ke Kali Ciliwung, atau ditenggelemin aja di Laut Mati (yang mana enggak bisa), tapi ada beberapa kata yang serupa tetapi tak sama, yang nggak boleh kalian omongin ke cowok. Kenapa? Efeknya akan jadi blunder dan jangka panjang juga sifatnya.

Kata apa sajakah itu?
1. “Hih, najis.”
2. “Idih, ogah.”
3. “Amit-amit.”

Nah, kata ininih yang riskan banget buat diucapkan. Kenapa? Kadang kita males ‘kan, ya, diledekin sama cowok yang sama sekali nggak kita suka. Mungkin karena cowoknya dekil n the kumel, yang emang beneran najisin (kayak padahal tampangnya mirip-mirip Dede—kalo nggak tau siapa itu Dede searching aja ya—tapi gayanya selangit macem tampang mirip Pangeran Arab), sampe yang cowoknya ngejar-ngejar kita terus padahal kita udah nolak mati-matian.

Guys, kalo kalian ditanya sama temen kalian, “Emang bener lo jadian sama dia?” jangan pernah kalian jawab seperti di atas. Karena, sesuai jumlah koresponden yang sudah disurvey oleh penulis sendiri, yaitu sebanyak 3 orang, ketiga-ketiganya berakhir JADIAN!

Yang pertama waktu itu adalah temen penulis sendiri. Sebut aja Mawar. Jadi, si Mawar ini dikabarkan lagi dekat sama si Bangke. Yang mana seangkatan. Dan, karena penulis nggak terlalu deket juga sama si Mawar, ya langsung aja ditanya. “Eh, lo jadian sama si Bangke?” dan serta-merta dijawab oleh si Mawar dengan tegas, lugas, dan jelas.

“Amit-amit.” Penulis percaya si Mawar nggak jadian, dong? Tetapi, yang mencengangkan, beberapa minggu kemudian akhirnya tersebar kabar bahwa mereka berpacaran. Yang ditandai dengan snapgram keduanya, status line keduanya, dan berangkat ngampus bareng.


Efeknya apa? Yang jelas, MALU. Yang kedua, MALU. Yang ketiga, MALU. Inget, Karma does exist. Dan, maka dari itu mulai sekarang, tanggapi pertanyaan macam itu dengan senyuman. Oke, guys?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS